Blog Teknologi

Web Hosting, Fungsi Web Hosting Dan Jenis-jenis nya

Web Hosting, Fungsi Web Hosting Dan Jenis-jenis nya
Pengertian WebHosting, Fungsi Webhosting dan Jenis-jenis Webhosting, Dari penjelasan berikut setidaknya saat ini Anda sudah memiliki gambaran apa itu web hosting dan fungsinya serta contoh hosting sep
Apa itu WebHosting dan apa Fungsinya..? mungkin itulah yang terbesit dipikan anda sehinnga sampai pada artikel ini.
 
Hostingan atau sering juga disebut dengan WebHosting merupakan suatu infrastruktur/Komputer yang terhubung ke internet dan digunakan untuk menyimpan data website atau aplikasi sehingga dapat diakses secara online menggunakan jaringan Internet.
 
Dari pengertian tersebut kita sudah mengetahui fungsi dari webhosting itu sendiri yaitu sebagai tempat penyimpanan data atau file dari sebuah aplikasi atau website.
 
Jenis-jenis Layanan Hosting
Setelah mengetahui apa itu web hosting dan fungsinya, Anda perlu mengetahui beragam jenis-jenis hosting yang tersedia yang penggunaannya menyesuaikan kebutuhan penyimpanan file website Anda, yaitu:

1. Shared Hosting
Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource & kapasitas server bersama-sama.
 
Shared Hosting ibarat menyewa sebuah rumah bersama teman-teman Anda.
 
Masing-masing memiliki kamar sendiri, tapi dapur dan kamar mandinya dipergunakan bersama.  Jadi jika misalnya seseorang menggunakan kamar mandi atau dapur terlalu lama, maka berpotensi menganggu aktivitas teman Anda yang lainnya.
 
Pada contoh ini Anda dan teman Anda diibaratkan sebagai akun hosting, sementara kamar mandi dan dapur adalah resource hosting Anda.

Kelebihan shared hosting:
Dari sisi biaya, menyewa shared hosting cukup hemat dan ekonomis dibanding menyewa VPS atau Dedicated Server.
Untuk pemula menggunakan shared hosting cukup memudahkan, karena Anda tidak perlu direpotkan dengan setting server sendiri.
Dari sisi support, biasanya layanan hosting menyediakan support yang siap membantu Anda selama 24 jam.
Jika ada permasalahan pada server Anda tidak perlu turun tangan sendiri, penyedia server akan memperbaiki permasalahan tersebut.

Kekurangan shared hosting:
Karena dipergunakan bersama – sama, jika salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna yang lain berpotensi terkena dampaknya.
Pengguna shared hosting memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses serta mengelola filenya sendiri.
Shared Hosting cocok untuk anda yang baru memulai membuat website namun penggunaan resourcenya tidak terlalu tinggi.

 

2. VPS Hosting/VPS Server
VPS Hosting/VPS Server merupakan server hosting fisik yang dibagi-bagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting tersendiri.
Pengguna memiliki root akses VPS server masing-masing dan memiliki wewenang penuh melakukan pengaturan server VPS-nya. Untuk mengelola server VPS, Anda membutuhkan pengetahuan dasar mengenai server
 
Bila diibaratkan, VPS adalah sebuah gedung apartemen.
 
Masing – masing kamar memiliki fasilitasnya sendiri, seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu dll. Sehingga semua penghuni memiliki kebebasan akses dalam mengatur dan menggunakan isi kamar apartemennya. Walaupun begitu, karena masing-masing apartemen berada pada gedung yang sama, maka listrik dan sumber airnya masih berbagi dan dipergunakan bersama-sama.
 
 
Kelebihan VPS:
Dari sisi harga VPS masih jauh lebih terjangkau dibandingkan Dedicated Server.
Anda bisa & bebas mengcustomisasi server VPS yang Anda miliki.
Pada jenis VPS managed, ada tim support yang akan membantu Anda 24 jam.
Memiliki akses root server VPS.
Scalable, Anda dapat menurunkan atau meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.
                 
Kekurangan VPS:
Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
Harus menginstal control panel sendiri.

 

VPS hosting cocok untuk pengguna hosting yang pengunaan resource hostingnya sudah tidak dapat ditampung dengan shared hosting biasa atau membutuhkan module module tertentu yang pada layanan shared hosting biasanya tidak ada / dinonaktifkan.
 
 
3. Dedicated Server & Colocation Server
Dedicated server dan Colocation Server sebenarnya merupakan server yang sama, yang membedakan adalah komponen hardware Dedicated Server menyewa milik datacenter, sedangkan Colocation server, server fisik dan semua komponennya dibeli sendiri, mulai dari hardware, software, firewall hingga komponen lainnya dan diletakkan di data center untuk dikelola & dirawat. Pengguna memiliki root access server dan memiliki wewenang penuh memanajemen server-nya. Untuk mengelola Dedicated dan Colocation Server, Anda juga membutuhkan pengetahuan tentang server.
 
Bila diibaratkan Dedicated Server maupun Colocation server  adalah sebuah gedung yang Anda tempati sendiri.
 
Anda bebas menggunakan dan mengatur segala fasilitas didalamnya. Gedung ini terletak di sebuah kompleks yang disebut data center. Walaupun bebas, jika terjadi sesuatu dengan data center Anda maka gedung/server yang Anda miliki dapat terkena imbasnya misalnya mati listrik atau bencana alam.
 
 
Kelebihan Dedicated/Colocation Server
Server fisik yang hanya dipergunakan untuk Anda
Memiliki akses root server
Anda yang menerapkan aturan sendiri.
Kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi server sendiri.
Resource yang besar untuk Anda sendiri.

Kekurangan Dedicated/Colocation Server
Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
Harus menginstall control panel sendiri.
Jika melakukan upgrade/downgrade maka akan mengalami downtime karena server harus dimatikan.

 

Dedicated/Colocation server cocok untuk perusahaan besar yang membutuhkan resource yang besar serta memiliki traffic website yang tinggi, module tertentu yang tidak ditemukan di alyanan shared hosting serta tingkat keamanan data yang tinggi.
 
 
Dari penjelasan diatas, setidaknya saat ini Anda sudah memiliki gambaran apa itu web hosting dan fungsinya serta contoh hosting seperti apa yang Anda butuhkan, jika anda membutuhkan webhosting anda dapat membeli layanan webhosting dari salah satu penyedia webhosting yang kami rekomendasikan.
Jika anda belum memiliki pengalaman dalam melakukan order hosting anda dapat menghubungi kami melalui nomor kontak yang kami sediakan.